Kuningan, DDB – Wapres RI,Gibran Rakabuming Raka atau yang akrab disapa Mas Wapres meninjau langsung pasar tradisional ,fasilitas kesehatan ,sekolah negeri,pondok pesantren ,hingga sentra UMKM saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Selasa(20/1/026).
Kunjungan yang dilakukan selain menegaskan pendekatan kepemimpinan Mas Wapres yang menempatkan rakyat sebagai pusat kebijakan, juga untuk memastikan program strategis nasional benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Priangan Timur.
Pasar dan Layanan Publik Jadi Pintu Masuk Serap Aspirasi
Mas Wapres mengawali agenda dengan meninjau Pasar Cikurubuk, pusat ekonomi rakyat Tasikmalaya. Di lokasi ini, Mas Wapres berdialog langsung dengan pedagang dan mendengar keluhan serta harapan mereka terkait stabilitas harga dan distribusi kebutuhan pokok. Langkah ini menunjukkan keberpihakan pemerintah pada ekonomi kerakyatan yang menopang kehidupan sehari-hari warga.
Saat mengunjungi RSUD dr. Soekardjo, yang menjadi lokasi kunjungan selanjutnya , Wapres meninjau fasilitas pelayanan kesehatan, berinteraksi dengan tenaga medis dan memantau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Dasar (CKD) di puskesmas yang dilalui rombongan untuk memastikan layanan kesehatan dasar berjalan merata dan mudah diakses masyarakat.
Pendidikan dan Gizi Nasional Jadi Perhatian Serius
Menjelang siang, Mas Wapres mengunjungi SMAN 2 Kota Tasikmalaya untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menjadi salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Mas Wapres berinteraksi langsung dengan siswa dan melihat proses pembagian makanan bergizi di sekolah.
Kunjungan ini menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Suara Laskar Gibran: Kawal Agenda Kerakyatan Mas Wapres
Di tengah rangkaian kunjungan tersebut, Wakil Bendahara Pengurus Laskar Gibran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat, Sangga Maulana Ilham, menilai kehadiran Mas Wapres di Tasikmalaya membawa pesan kuat tentang keberpihakan negara.
“Kunjungan Mas Wapres bukan sekadar agenda formal. Beliau turun langsung ke pasar, sekolah, dan pesantren untuk memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh rakyat,” ujar Sangga.
Sangga menegaskan bahwa Laskar Gibran siap mengawal seluruh agenda Mas Wapres dengan pendekatan yang santun dan kondusif.
“Kami menyatakan selamat datang di Kota Tasikmalaya dan siap mengawal kegiatan-kegiatan Mas Wapres ke depannya,” kata dia.
Instruksi Ketua DPW Laskar Gibran Jabar
Ketua DPW Laskar Gibran Jawa Barat, Hery Sunandar, juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kedewasaan dalam mengawal kunjungan Mas Wapres. Ia menyebut kehadiran Mas Wapres di Tasikmalaya sebagai kehormatan sekaligus momentum strategis bagi Jawa Barat.
“Kunjungan Mas Wapres di Tanah Priangan Timur menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan melalui pasar tradisional, penguatan pesantren, dan program Gizi Nasional,” ujar Hery.
Hery menginstruksikan seluruh jajaran Laskar Gibran Jawa Barat, khususnya di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, untuk satu komando menjaga kondusivitas selama kunjungan berlangsung. Ia juga mendorong kader aktif menyosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai fondasi pembangunan generasi masa depan.
“Kita harus dekat dengan rakyat, santun dalam berinteraksi, dan tetap waspada terhadap upaya yang ingin mengganggu kekhidmatan kunjungan Mas Wapres. Kita kawal visi besar Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran dengan cara bermartabat,” tegas Hery.
Pesantren dan UMKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
Agenda Mas Wapres berlanjut ke Pondok Pesantren Cipasung dan Sentra Kerajinan Rajapolah. Di dua titik ini, Mas Wapres menegaskan peran strategis pesantren dalam pembangunan karakter bangsa serta UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Mas Wapres dijadwalkan kembali ke Jakarta pada sore hari. Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi pusat dan daerah serta menghadirkan kebijakan yang semakin berpihak pada kesejahteraan masyarakat Tasikmalaya dan Jawa Barat.
SG_


COMMENTS